Proses Mutasi Keandaraan

5/5 (3)

Nilai Kualitas Konten

Proses Mutasi Keandaraan

Orang sering merasa ribet duluan ketika hendak melakukan mutasi mobil. Alhasil banyak yang memakai jasa calo. Padahal, caranya ternyata gampang. Lihat di sini Proses Mutasi Keandaraan dan biaya mutasi mobil.

Melakukan mutasi mobil adalah hal yang tidak bisa dihindari jika kamu membeli mobil second atau berpindah domisili. Dengan melakukan mutasi mobil, maka nantinya surat-surat kendaraan seperti BPKB (Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) akan berubah atas nama pemilik baru dan sesuai dengan alamat tempat kamu tinggal yang baru. Dengan adanya mutasi mobil, maka otomatis plat nomor kendaraan juga akan berubah dengan nomor plat baru jika berpindah domisili.

Proses mutasi mobil ini identik dengan sesuatu yang ribet dan berbelit-belit sehingga hampir sebagian besar orang akan menggunakan jasa calo atau biro jasa. Tentunya jika kamu menggunakan calo atau biro akan ada biaya ekstra yang harus kamu keluarkan karena pastinya akan ada pungutan tidak resmi yang dikenakan. Padahal jika kamu mengurusnya sendiri, prosesnya tidaklah serumit yang kamu bayangkan. Apalagi jika kamu mengikuti prosedur yang ada. Satu hal yang dibutuhkan ketika mengurus mutasi mobil ini adalah kesabaran. Asalkan kamu bersabar, maka prosesnya pasti bisa berjalan dengan lancar.

Syarat dokumen untuk mengurus biaya mutasi mobil

Syarat Biaya Mutasi Mobil

Sebelum mengurus biaya mutasi mobil, terlebih dahulu kamu harus mengetahui apa saja syarat dokumen yang perlu dipersiapkan. Syarat dokumen yang kamu butuhkan tidaklah banyak karena mengurus biaya mutasi mobil hanya memerlukan dokumen yang ada di bawah ini!

  1. BPKB asli dan fotokopinya
  2. STNK asli dan fotokopinya
  3. KTP asli milikmu dan fotokopinya
  4. Kwitansi pembelian mobil yang ada materai Rp6 ribu dan fotokopinya
  5. Untuk instansi pemerintahan seperti BUMN dan BUMD, siapkan surat tugas atau surat kuasa dengan materai Rp 6 ribu dan ditandatangani oleh pimpinan yang dibubuhi cap instansi terkait.

Untuk badan hukum, siapkan fotokopi akta pendiran, keterangan domisili, dan surat kuasa dengan materai Rp6 ribu dan ditandatangani oleh pimpinan yang dibubuhi stempel asli badan hukum terkait.
Pisahkan dokumen asli dan fotokopi dan pastikan semua berkas di atas kamu sediakan dan cek kembali sebelum kamu mengurus biaya mutasi mobil agar tidak ada yang terlewat.

Langkah-langkah mengurus biaya mutasi mobil
Supaya lebih jelas bagaimana proses biaya mutasi mobil ini dilakukan, HaloMoney.co.id akan memberikan rincian langkah-langkah yang perlu kamu lakukan, yaitu:

1. Datang ke kantor SAMSAT

Membayar Biaya Balik Nama Motor di Kantor SAMSAT

Hal pertama yang dilakukan adalah mendatangi kantor SAMSAT (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) di tempat awal BPKB diterbitkan atau tempat plat nomor terdaftar. Serahkan BPKB dan KTP kepada petugas loket mutasi.

2. Lakukan cek fisik kendaraan

Cek Fisik Kendaraan

Selanjutnya adalah melakukan cek fisik kendaraan. Proses pengecekan ini dilakukan untuk mengecek nomor rangka dan nomor mesin kendaraan. Jika petugas sudah melakukan pengecekan fisik kendaraan, kamu akan diberikan hasil gesekan nomor rangka dan nomor mesin. Serahkan hasil cek fisik kendaraan pada petugas loket bersama dengan berkas dokumen yang sudah dipersiapkan. Nantinya petugas akan melakukan pemeriksaan sebelum melegalisir dan memberikan cap di atas berkas-berkas fotokopi tersebut. Setelah petugas melakukan legalisir, maka hasil cek fisik kendaraan dan berkas-berkasmu akan dikembalikan.

Waktu yang dibutuhkan untuk proses pengecekan ini sebenarnya tidak lama, tapi jika antrian sedang banyak, maka kamu harus sabar mendapat giliran. Lebih baik untuk datang pagi-pagi supaya antrian tidak panjang.

3. Datangi bagian pelayanan mutasi kendaraan

Bagian Mutasi Kendaraan

Langkah berikutnya adalah mendatangi loket pendaftaran yang ada pada bagian pelayanan mutasi kendaraan. Mintalah formulir mutasi sekaligus balik nama (jika membeli mobil second).

Isi formulir dengan teliti dan jangan sampai ada yang terlewat. Setelah selesai mengisi formulir mutasi kendaraan, serahkan lagi kepada petugas bersama dengan berkas dokumen yang sudah dilegalisir tadi.

Jika sudah dicek oleh petugas loket pendaftaran, kamu akan diberikan tanda terima dan diminta untuk melakukan pembayaran biaya mutasi mobil sebesar Rp 250 ribu di loket Bank BRI yang lokasi berdekatan dengan loket pendaftaran mutasi.

Setelah melakukan pembayaran, kamu akan diberikan bukti pembayaran berupa kwitansi dua rangkap. Satu rangkap harus kamu serahkan kepada petugas bersama dengan berkas-berkas yang sudah dilegalisir dan satu rangkap lainnya kamu simpan untuk dibawa kembali pada saat pengambilan berkas. Petugas akan menanyakan kepadamu ke mana mobil akan dimutasi. Biasanya pengambilan berkas akan dijadwalkan sekitar 5-7 hari kemudian.

4. Datang lagi ke SAMSAT

Kantor SAMSAT

Pada hari yang telah ditentukan, kamu harus datang lagi ke kantor SAMSAT untuk mengambil berkas. Jangan lupa membawa tanda terima pembayaran biaya mutasi mobil dan dokumen berkas yang asli. Datangi loket mutasi kendaraan dan berikan tanda terima pembayaran lalu tunggulah hingga namamu dipanggil. Nantinya petugas akan memberikan kembali berkas yang kamu serahkan dan menyuruhmu untuk mendatangi loket fiskal. Di loket fiskal ini, jika tidak ada tunggakan pajak, maka petugas akan melegalisir kembali berkas milikmu.

5. Datang ke SAMSAT kota tujuan
Kemudian kamu tinggal datang ke kantor SAMSAT di mana mobilmu akan dimutasi. Langsung saja datangi loket cek fisik untuk legalisir berkas mutasi karena kamu tidak perlu cek fisik lagi. Setelah selesai, datangi loket mutasi kendaraan dan petugas akan memeriksa kelengkapan berkas.

Jika sudah lengkap dan diperiksa, maka kamu akan diantar ke loket perubahan roda 3-4 untuk mengelola berkas. Prosesnya akan memakan waktu sekitar 2-3 hari.

6. Ambil BPKB dan STNK baru

Balik Nama BPKB

Pada hari yang sudah disepakati, kamu harus datang lagi ke kantor SAMSAT dan membawa berkas-berkas kembali bersama dengan uang untuk biaya mutasi mobil. Berapa biaya yang diperlukan? Biaya untuk penerbitan STNK Rp 200 ribu, pengesahan STNK roda empat Rp 50 ribu, dan cetak atau mengganti BPKB baru Rp 375 ribu. Jika ditotal menjadi Rp 625 ribu.

Lakukan pembayaran pada loket Bank BRI terdekat dan serahkan kembali bukti pembayaran beserta dengan berkas-berkas dokumen. Petugas nanti akan menanyakan perihal nama lengkap, nomor KTP, alamat, dan identitas kendaraan untuk memeriksa kebenaran berkas yang diberikan. Jika sudah benar, maka BPKB dan STNK baru akan diberikan kepadamu. Setelah mendapatkan BPKB dan STNK baru, jangan langsung pulang dulu karena kamu harus mengambil plat nomor baru di loket pengambilan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor)

Hubungi Di Nomor Telpon Yang Tertera di bawah ini Untuk Informasi Selengkapnya.

Anda Juga Mungkin Suka

harga honda mobilio 2019 Jakarta
Harga Honda HRV Jakarta
Harga Honda Jazz 2019
Harga Honda BR-V 2019
Promo Honda Jakarta
Honda Tendean

kunjungi

partner links :

https://beli-honda.com/jazz

Harga Mobil Honda

HOME

0Shares

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

× Info Honda